Berita Terbaru

GELAR KHITANAN MASSAL, BAZNAS KOTA MEDAN BERKOLABORASI DENGAN PEMERINTAH KECAMATAN MEDAN DENAI DAN MEDAN KOTA
Medan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Medan menggelar khitanan massal bersama Pemerintah Kecamatan Medan Denai dan Kecamatan Medan Kota pada Ahad, 19 November 2023 di Masjid al Quba, Jalan Denai No. 299, Kel. Tegal Sari Mandala II, Kec. Medan Denai, Kota Medan.
Pada “Khitanan Massal dalam Giat Kolaborasi Baznas Kota dengan Kecamatan Medan Denai dan Medan Kota” ini ada sekitar 200 anak yang datang dengan didampingi orang tua mereka untuk melaksanakan khitan.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua BAZNAS Kota Medan, Muhammad Nursyam, S.Pd.I, Wakil Ketua II, Drs. H. Suaidi Lubis, Wakil Ketua III, Ir. H. Syahrul Jalal dan seluruh staf BAZNAS Kota Medan. Hadir juga Camat Medan Denai, Ananda Sulung Parlaungan, S.S.T.P., dan Sekretaris Kecamatan Medan Denai, Arafat Syam, S.S.T.P., beserta seluruh jajarannya, Camat Medan Kota, Dr. H. Raja Andos Lubis, S.S.T.P., M.A.P., Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Medan Denai, Yahman Hulu, S.Ag., M.I.Kom., Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan, Muhammad Yasir Tanjung, S.Pd.I., Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) al Quba, Sutikno, Kabid dan para guru Madarasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) al Quba, dan tokoh masyarakat Kota Medan, Fauzi, yang juga merupakan ajudan Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasutio, S.E., M.M.
Dalam acara yang dimulai pukul 10.00 WIB ini, Camat Medan Denai, Ananda Sulung Parlaungan, S.S.T.P., menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Kota Medan atas kesempatan berkolaborasi yang telah diberikan. “Ke depannya, untuk program-program BAZNAS Kota Medan, kami siap berkolaborasi. Permohonan kami, ke depan kita buat acara yang lebih besar lagi, seperti pengajian akbar atau lainnya, dan kita berikan satunan untuk anak-anak yang putus sekolah,” ungkap Ananda dalam sambutannya.
Kepala KUA Medan Denai, Yahman Hulu, S.Ag., M.I.Kom., juga menyambut baik kegiatan ini. Yahman menyampaikan bahwa kegiatan ini telah banyak membantu dalam hal penyelesaian salah satu syariat penting dalam agama Islam. “Apa gunanya anak-anak kita tumbuh dewasa tapi tidak dikhitan sehingga seluruh amal ibadahnya tertolak,” tandas beliau.
Adapun Ketua BAZNAS Kota Medan, Muhammad Nursyam, S.Pd.I., menyampaikan bahwa BAZNAS Kota Medan memiliki beberapa program prioritas, salah satunya Program Medan Sehat dan kegiatan khitanan massal ini merupakan salah satu bagian dari Program Medan Sehat tersebut. “Sumber dana dari kegiatan ini berasal dari Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) yang diberikan Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., dan para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Medan serta seluruh masyarakat Kota Medan. Khusus untuk teratak dan konsumsi semuanya dari Pak Camat Medan Denai. Kami informasikan juga bahwa sudah ada 100 mualaf dan 20 UMKM yang kita bantu di Kecamatan Medan Denai ini.” ucap Nursyam saat membuka secara resmi kegiatan khitanan massal ini.
Di akhir pidatonya saat membuka acara, Nursyam mengingatkan, “Mari kita perkuat kesatuan dan kekompakan, persoalan beda pilihan (Pemilu 2024) simpan dalam hati, biarkan itu jadi urusan mereka yang punya kepentingan, urusan kita sebagai masyarakat Medan Denai adalah bagaimana menyukseskan Kecamatan Medan Denai ini jadi kecamatan yg maju!”
BERITA19/11/2023 | Azwar Nasution

SALURKAN BANTUAN UNTUK PALESTINA, KNCI SUMUT DATANGI BAZNAS KOTA MEDAN
Medan, Dewan Perwakilan Daerah Kesatuan Niaga Cellular Indonesia Sumatera Utara (DPD KNCI Sumut) mendatangi kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Medan untuk menyerahkan donasi bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina pada Senin, 13 November 2023, pukul 17.00 WIB.
Wakil Ketua I BAZNAS Kota Medan Bidang Pengumpulan, Ir. H. T. Fahmi Johan, M.Si. dan staf pengumpulan, Fitriani menyambut baik kedatangan tersebut dan mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Rudi Irawan selaku Ketua DPD KNCI Sumut yang datang bersama beberapa pengurus ke kantor BAZNAS Kota Medan.
Ketua DPC KNCI Kota Medan, Yohanes Firdaus Manullang juga turut hadir dalam penyerahan bantuan yang digalang dengan memanfaatkan grup media sosial dan telah dimulai sejak seminggu yang lalu tersebut. Bantuan yang diserahkan berjumlah Rp21.000.000,- (dua puluh satu juta rupiah).
Rudi menjelaskan bahwa sebelumnya mereka melakukan musyawarah terlebih dahulu berdasarkan data-data survei internal yang mereka miliki terhadap lembaga-lembaga yang menyalurkan bantuan dan dari hasil musyawarah tersebut disepakati bahwa BAZNAS Kota Medan merupakan pilihan terbaik yang dianggap dapat dengan cepat untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.
Sebagai informasi, KNCI yang dibentuk tahun 2010 ini merupakan wadah yang menaungi para pengusaha Indonesia di sektor seluler baik itu di bidang penjualan pulsa, aksesoris maupun perangkat telepon seluler. KNCI telah tersebar di seluruh Indonesia dan KNCI di Sumatera Utara dikukuhkan pada tahun 2016.
“Harapan kami mudah-mudahan apa yang kami salurkan hari ini dapat segera tersampaikan kepada yang membutuhkan, saudara-saudara kita di Palestina, mudah-mudahan juga tidak ada hambatan tertentu, dimudahkan oleh Allah,” ungkap Rudi dalam keterangannya kepada awak media BAZNAS Kota Medan.
BERITA13/11/2023 | Azwar Nasution

BAZNAS RI JALIN SINERGI DENGAN BAZNAS KOTA MEDAN UNTUK PENGUATAN PENGELOLAAN ZAKAT NASIONAL
Medan, Dalam upaya mempererat kerja sama dan sinergi antar-lembaga, Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) menerima sambutan hangat saat berkunjung ke Kantor BAZNAS Kota Medan pada Senin, 14 Agustus 2023 di Jl. Prajurit No. 59 Glugur Darat I Kota Medan. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat data pelaporan pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di tingkat nasional serta meningkatkan tata kelola Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara.
Kedatangan rombongan BAZNAS RI sekitar pukul 17.00 WIB, dipimpin oleh Muhammad Basith, Kabag Koordinasi & Kerja Sama, didampingi oleh Syukri, staf koordinasi. Tuan rumah, Muhammad Nursyam, Ketua BAZNAS Kota Medan, bersama dengan jajaran Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Ir. H. Tengku Fahmi Johan, dan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Drs. H. Suaidi Lubis, serta Wakil Ketua III Bidang Perencanaan dan Laporan Keuangan, Ir. H. Syahrul Jalal, M.B.A., dengan antusias menyambut rombongan tersebut.
"Kita adalah BAZNAS yang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Menurut Keputusan Ketua BAZNAS RI No. 1 Tahun 2022, realisasi pengumpulan zakat harus dilaporkan setiap bulannya. BAZNAS RI sendiri melaporkan realisasi tersebut kepada DPR RI per tiga bulan sekali," ujar Muhammad Basith, menerangkan komitmen BAZNAS RI.
Dalam semangat kolaboratif tersebut, BAZNAS RI juga mengedepankan pengumpulan data realisasi pengelolaan ZIS dari setiap kabupaten/kota, termasuk Kota Medan, untuk memastikan akurasi informasi yang terhimpun.
Muhammad Nursyam, dengan tegas menyatakan kesiapannya untuk mendukung upaya tersebut. "Kami dengan tulus siap menyumbangkan data yang diperlukan dalam kerja sama ini," katanya.
Pertemuan yang berlangsung hingga pukul 18.30 WIB tersebut, tak hanya menjadi platform bagi pengutipan data semata, tetapi juga menjadi wadah bagi BAZNAS Kota Medan untuk mengungkapkan sejumlah tantangan dan hambatan dalam pengumpulan zakat di wilayahnya.
Momentum kunjungan ini, selain membangun sinergi, juga menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan pemecahan masalah bersama. Sinergi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Medan menjadi tonggak penting dalam memajukan tata kelola zakat di Indonesia dan mengokohkan peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial yang signifikan.
Dengan semangat saling mendukung, BAZNAS RI dan BAZNAS Kota Medan berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi guna mencapai tujuan bersama dalam mengelola ZIS serta mengatasi berbagai kendala yang mungkin terjadi dalam prosesnya. Diharapkan, kerja sama ini akan memberikan dampak positif dan konkrit bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
BERITA14/08/2023 | Tia Novika Sari

BAZNAS KOTA MEDAN SOSIALISASI PROGRAM UNGGULAN DI PEKAN KULINER HALAL, AMAN & SEHAT MUI KOTA MEDAN
Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan sukses menyelenggarakan Pekan Kuliner Halal, Aman & Sehat (KHAS) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Medan. Acara kuliner yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 5 Agustus 2023 di Masjid Raya al Mashun Kota Medan ini menarik perhatian masyarakat dengan pesan mulia tentang pentingnya kuliner halal di tengah mayoritas penduduk muslim.
Dalam upaya mendukung acara tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Medan turut ambil bagian dengan membuka stan konsultasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama acara berlangsung. Pengunjung diberikan penjelasan mendalam mengenai beberapa Program Unggulan BAZNAS Kota Medan yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kontribusi ZIS dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.
Pekan KHAS juga menjadi momen bersejarah bagi lebih dari 2300 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan, yang menerima sertifikat halal sebagai bentuk pengakuan atas komitmen mereka menyajikan kuliner yang sesuai dengan prinsip halal.
Acara ini menarik perhatian publik dengan kehadiran stan-stan kuliner halal yang diisi oleh para pelaku UMKM lokal. Diharapkan kehadiran pelaku UMKM tersebut dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Medan dan membuka peluang bisnis yang lebih luas dalam sektor kuliner halal.
Pekan Kuliner Halal, Aman & Sehat berakhir sukses pada tanggal 5 Agustus 2023. Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Koperasi UKM Perindustrian Perdagangan Kota Medan, Erwin Saleh, S.S.T.P., M.A.P., dan Ketua MUI Kota Medan, Dr. H. Hasan Matsum, M.Ag., yang turut menyampaikan apresiasi dan dukungan atas keberhasilan acara Pekan Kuliner Halal, Aman & Sehat. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen lembaga masing-masing dalam mendukung dan memperkuat nilai-nilai kuliner halal di wilayah ini.
BERITA05/08/2023 | Azwar Nasution

BAZNAS Kota Medan Paparkan Program Pemberdayaan Ekonomi Produktif di Kantor BI Sumatera Utara
Medan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Medan memenuhi undangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara untuk memaparkan program pemberdayaan ekonomi produktifnya pada Selasa (13/06/2023). Undangan tersebut sebagai tindaklanjut dari asesmen yang dilakukan BI terhadap BAZNAS Kota Medan dalam kompetisi Lembaga ZISWAF unggulan yang diharapkan dapat mewakili Provinsi Sumatera Utara dalam ajang Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) BI tahun 2023.
Pertemuan yang digelar di Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Jalan Balai Kota No. 4 Kota Medan ini diikuti juga oleh dua lembaga ZISWAF lainnya, yaitu Sahabat Yatim dan Rumah Zakat, yang juga turut diundang untuk memaparkan konsepnya dalam pemberdayaan ekonomi kreatif.
Ketua BAZNAS Kota Medan, Muhammad Nursyam, yang langsung hadir bersama tim menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi produktif telah dijalankan melalui program Medan Tangguh yang manfaatnya telah dirasakan oleh banyak masyarakat.
“Dalam satu semester berjalan pada tahun 2023 ini, BAZNAS Kota Medan telah mendistribusikan program tersebut kepada 40 pelaku usaha dari 80 yang ditargetkan” terang Nuryam sebelum mempersilahkan stafnya untuk memaparkan lebih Jauh.
Adapun staf yang ditunjuk mewakili BAZNAS Kota Medan untuk memaparkan program lebih mendalam adalah Tia Novika Sari, staf Media Center BAZNAS Kota Medan. Dalam paparannya Tia menyinggung kondisi objektif BAZNAS Kota Medan yang masih berusia belia, namun memiliki komitmen yang kuat untuk menyejahterakan kehidupan masyarakat.
“Sebagaimana visi BAZNAS, maka target jangka panjang kami adalah merubah mustahik menjadi muzaki” papar Tia.
“Visi tersebut diwujudkan dengan menciptakan 21 Kelompok Usaha Bersama berbasis UPZ dalam setiap kecamatan sebagai target jangka menengah yang diharapkan tercapai penuh sampai dengan tahun 2024 nanti” lanjut Tia.
“Sedangkan target jangka pendek kami adalah menciptakan 80 pelaku usaha sebagai upaya seleksi dan verifikasi yang diupayakan terwujud sepenuhnya sampai dengan akhir tahun ini” tambahnya lagi.
Sebagai informasi, Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara sedang mencari lembaga Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF) dengan beberapa kriteria dimana kriteria utama adalah memiliki program perberdayaan ekonomi produktif yang terealisasi dengan baik dan terukur. Lembaga ini nantinya akan diutus oleh Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara dalam ajang Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) BI 2023.
Beberapa lembaga diundang termasuk BAZNAS Kota Medan untuk memaparkan programnya serta dinilai secara objektif dan profesional melalui tiga juri internal dari Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara dan satu juri eksternal.
Sampai saat ini belum ada keputusan lembaga mana yang dipilih oleh Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara dalam kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.30-13.20 WIB ini.
BERITA13/06/2023 | Azwar Nasution

LAUNCHING PEKAN SYARIAH FESYAR 2023: DEPUTI DIREKTUR BI SUMATERA UTARA SALURKAN INFAK MELALUI BAZNAS KOTA MEDAN
Medan, Deputi Direktur Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara, Poltak Sitanggang, menyalurkan infak melalui Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kota Medan pada grand launching Pekan Syariah BI yang merupakan rangkaian dari kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) Regional Sumatera 2023 pada Ahad (11/06/2023) di kawasan Car Free Day Kota Medan.
FESYAR Sumatera 2023 merupakan kegiatan rutin tahunan yang diinisiasi oleh BI yang pada tahun ini menjadikan Sumatera Utara sebagai tuan rumahnya. Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Ibrahim, yang juga hadir dalam kegiatan grand launching menyampaikan bahwa ini adalah suatu kebanggaan karena Sumatera Utara menjadi tuan rumah.
“Momentum ini perlu kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk saling berkolaborasi dalam penguatan dan percepatan pengembangan perekonomian syariah di Sumatera Utara, khususnya bagi pemerintah daerah, instansi, asosiasi, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dan para pegiat ekonomi syariah,” ujar Ibrahim.
Beliau juga menambahkan bahwa FESYAR Sumatera 2023 diharapkan menjadi strategi utama dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, serta sebagai bentuk edukasi ekonomi syariah bagi masyarakat Indonesia, khususnya Sumatera Utara.
Ada tiga agenda utama dalam kegiatan FESYAR Sumatera 2023, yaitu Sharia Fair, Sharia Competition dan Sharia Forum.
Sharia Fair merupakan wadah yang disediakan bagi pelaku usaha industri halal, UMKM, pesantren, asosiasi, komunitas, lembaga terkait lainnya termasuk pemerintah daerah dengan berbagai rangkaian program yang beberapa di antaranya yaitu Program Beasiswa Anak Yatim & Dhuafa Kota Medan yang berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Medan dan Sertifikasi Halal Gratis yang berkolaborasi dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan, Kementerian Agama Kota Medan, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan.
Adapun Sharia Competition yaitu kegiatan dari berbagai perlombaan syariah untuk mengeksplor talenta-talenta muda untuk penguatan bidang ekonomi syariah. Sedangkan Sharia Forum merupakan rangkaian kegiatan forum dan webinar.
FESYAR Sumatera 2023 akan berlangsung setiap hari Ahad dari tanggal 11-27 Juli 2023 di lokasi yang berbeda-beda.
Pada kegiatan grand launching Pekan Syariah yang berlangsung pukul 06.00-10.00 WIB, pengunjung FESYAR Sumatera 2023 bisa mendapatkan kupon undian doorprize dengan cara berinfak melalui proses pemindaian (scan) QR Code BAZNAS Kota Medan yang telah disediakan.
BI juga melakukan pelelangan mural yang dilukis oleh anak-anak muda kreatif Kota Medan. Hasil pelelangannya akan diinfakkan ke BAZNAS Kota Medan untuk disalurkan kepada yang berhak. Dua lukisan berhasil terjual senilai total 4 juta rupiah dalam pelelangan tersebut.
BERITA11/06/2023 | Azwar Nasution

40 PERWAKILAN MASJID UPZ IKUTI SOSIALISASI TEKNIS BAZNAS KOTA MEDAN
Medan, Badan Amil Zakat (BAZNAS) Kota Medan menggelar Sosialisasi Teknis Pelaksanaan terhadap Masjid Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada Sabtu (18/03/2023). Kegiatan yang diselenggarakan di Saka Hotel Kota Medan ini diikuti oleh setidaknya 40 perwakilan Masjid UPZ BAZNAS Kota Medan.
Ketua BAZNAS Kota Medan, Muhammad Nursyam, S.Pd.I, menekankan pentingnya memahami tugas dan fungsi UPZ selaku badan yang dibentuk untuk membantu BAZNAS dalam penghimpunan zakat. Karenanya ia berharap seluruh perwakilan masjid UPZ yang hadir mengikuti seluruh materi yang disajikan dalam kegiatan ini.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kerinduan BAZNAS Kota Medan kepada seluruh UPZ Masjid BAZNAS Kota Medan,” terang Nursyam dalam sambutannya.
“Namun yang terpenting adalah bagaimana para UPZ dapat mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir agar mengerti dan memahami tugas dan fungsi UPZ,” tandasnya.
Penyampain materi sendiri dipandu langsung oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan dan Pelaporan Keuangan BAZNAS Kota Medan, Ir. H. Syahrul Jalal. Terutama terkait dengan mekanisme kerja yang harus dilakukan oleh para UPZ.
Pada kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00-17.00 WIB tersebut, hadir juga beberapa pimpinan BAZNAS Kota Medan lainnya, seperti: Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Ir. H. Tengku Fahmi Johan; dan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian, Drs. H. Suaidi Lubis.
BERITA18/03/2023 | Azwar Nasution

BAZNAS KOTA MEDAN SIAP JADIKAN YAASIN SEBAGAI UPZ
Medan, Yayasan Amal Jariyah Nasional (YAASIN) beraudiensi ke Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Medan pada Selasa (14/03/2023) sekitar pukul 15.30 WIB sore.
Kedatangan YAASIN yang diketuai oleh Adli Azhari bertujuan untuk mengajak BAZNAS Kota Medan berkolaborasi dan bekerjasama dengan menjadikan yayasan ini sebagai salah satu Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Kota Medan dalam pengumpulan zakat, infak dan sedekah serta ikut juga menyalurkannya demi pemberdayaan umat.
Didampingi Abasi Syamsul Bahri selaku Dewan Pembina YAASIN, Ari Budi Mulia sebagai Sekretaris II dan Relawan YAASIN, Ibrahim Kasim, Adli juga memperkenalkan YAASIN sebagai organisasi sosial keagamaan yang memberdayakan masyarakat di Kecamatan Medan Belawan.
"Tujuan kami dari YAASIN beraudiensi dengan BAZNAS Kota Medan ini salah satunya adalah untuk memperkenalkan yayasan ini sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial keagamaan, membantu masyarakat Belawan yang tergolong mustahik, sekaligus kami juga ingin mengajak BAZNAS Kota Medan untuk berkolaborasi dengan kami sebagai mitra (dengan dijadikan sebagai UPZ)," ungkap Adli.
Audiensi YAASIN ini disambut langsung oleh Ketua BAZNAS Kota Medan, Muhammad Nursyam beserta jajarannya, Wakil Ketua I, T. Fahmi Johan, Wakil Ketua II, Suaidi Lubis dan Wakil Ketua III, Syahrul Jalal. Mewakili BAZNAS Kota Medan, Syahrul menyampaikan tanggapannya dalam audiensi tersebut dan berharap agar YAASIN dapat membantu pemberdayaan ekonomi di Kecamatan Medan Belawan.
"Kami akan memberikan rekomendasi kepada YAASIN dengan syarat yayasan ini harus memenuhi segala ketentuan yang berlaku di BAZNAS Kota Medan. Dan kami selaku pimpinan juga akan mempertimbangkan kemana yayasan ini akan difungsikan. Kami menyarankan bahwa selain sebagai UPZ BAZNAS Kota Medan, yayasan ini juga bergerak sebagai pemberdaya ekonomi masyarakat di Kecamatan Medan Belawan," tegas Syahrul.
Sebagai informasi, YAASIN telah berdiri kurang lebih satu setengah tahun yang lalu dengan regulasi dan persyaratan lengkap yang telah dipenuhi, dan terdaftar sebagai yayasan yang sah. Yayasan ini salah satu tugasnya adalah mengumpulkan zakat, infak dan sedekah, sebagaimana diatur dalam anggaran dasar mereka.
BERITA14/03/2023 | Azwar Nasution

KUNJUNGI STAN BAZNAS KOTA MEDAN, SENATOR DEDI ISKANDAR BATUBARA AMBIL CELENGAN SEDEKAH
Medan, Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI)/Senator asal Sumatera Utara, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos., S.H., M.S.P., mengunjungi Stan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Medan di arena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 Kota Medan pada Selasa (28/02/2023). Dalam kesempatan tersebut, figur yang akrab disapa DIB ini mengambil celengan sedekah.
“Ambil untuk diletakkan di Kantor Al Washliyah!” ujar tokoh muda yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Al Washliyah Sumatera Utara ini kepada stafnya.
Untuk diketahui, celengan sedekah merupakan salah satu giat BAZNAS Kota Medan yang dimasukkan ke dalam program Medan Peduli. Kegiatan ini berupa celengan yang diserahkan kepada para donatur guna menyimpan uang receh dari sisa belanja dan sebagainya agar lebih bermanfaat untuk didayagunakan kepada orang-orang yang membutuhkan.
Kepada para relawan dan petugas yang menjaga stan, Dedi menyampaikan informasi tentang Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS) sebagai ujung tombak terpenting yang memiliki benang sejarah dengan berdirinya Al Washliyah.
“Saya sebagai Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara tentunya ingin memberikan perhatian khusus di bidang ini. Karena persoalan zakat, infak dan sedekah memiliki hubungan yang erat dengan sejarah berdirinya Al Washliyah,” terang Dedi.
“Al Washliyah Sumatera Utara juga telah memiliki lembaga pengumpul ZIS bernama LAZ Washal (Lembaga Amil Zakat Al Washliyah Beramal) yang memiliki izin operasional dari kementerian agama. Karena itu saya berharap BAZNAS Kota Medan ke depannya bisa bekerja sama dengan Al Washliyah Sumatera Utara untuk melahirkan ide-ide tentang strategi pengumpulan dan penyaluran ZIS di Kota Medan, agar lebih bermakna dan lebih luas jangkauannya,” tambahnya.
Dedi juga menambahkan, sejak BAZNAS Kota Medan dipimpin Muhammad Nursyam, ada banyak gebrakan yang dilakukan.
“Langkah-langkah yang dijalankan BAZNAS Kota Medan di bawah kepemimpinan Muhammad Nursyam belakangan ini saya lihat cukup mumpuni untuk membawa BAZNAS ke arah yang lebih baik ke depannya. Karenanya saya yakin BAZNAS Kota Medan dapat menjadi role model bagi BAZNAS di daerah lain, khususnya di Provinsi Sumatera Utara, sebagaimana harapan Walikota Medan,” pungkasnya.
BERITA01/03/2023 | Azwar Nasution

MUI DAN BAZNAS KOTA MEDAN SIAP BERKOLABORASI UNTUK PENGHIMPUNAN ZIS
Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan mengunjungi kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Medan pada hari Rabu (22/02/2023) untuk meminta rekomendasi pendirian Lembaga Amil Zakat (LAZ). Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Lembaga Zakat, Infaq dan Shadaqah (LAZIS) MUI Kota Medan, Dr. Suherman, yang didampingi sekretarisnya, Dr. Andri Soemitra, dan seorang Staf Ahli bernama Muhammad Yunus.
Rombongan MUI diterima oleh Ketua BAZNAS Kota Medan, Muhammad Nursyam; Wakil Ketua I, Ir. H. T. Fahmi Johan; dan Wakil Ketua II, Drs. H. Suaidi Lubis.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekira satu jam itu perwakilan MUI menyampaikan maksud kedatangannya untuk meminta rekomendasi pendirian LAZIS MUI Kota Medan kepada pimpinan BAZNAS Kota Medan.
“LAZIS MUI Kota Medan sebetulnya telah dibentuk beberapa tahun terakhir,” terang Suherman.
“Karenanya kami datang ke BAZNAS Kota Medan untuk mendapatkan rekomendasi agar legalitasnya lebih jelas,” tambahnya.
Merespon permohonan perwakilan MUI itu, Ketua BAZNAS Kota Medan, Muhammad Nursyam, berharap agar MUI dapat menjadi mitra pengumpulan BAZNAS Kota Medan ketimbang berdiri sendiri sebagai LAZ mengingat keduanya sama-sama berada dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA).
“Kami tidak ragu memberikan rekomendasi kepada MUI dalam hal pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah. Hanya saja kami berharap LAZIS MUI Kota Medan ini berfungsi sebagai UPZ BAZNAS Kota Medan karena kita sama-sama bagian dari Pemerintah Kota Medan yang tergabung dalam FORKOPIMDA,” tegas Muhammad Nursyam.
Menyikapi harapan Ketua BAZNAS Kota Medan agar LAZIS MUI Kota Medan berfungsi sebagai UPZ, perwakilan dari MUI Kota Medan menjanjikan akan mempertimbangkan harapan tersebut.
“Saran dan harapan dari BAZNAS Kota Medan ini akan kami pertimbangkan. Kami juga berharap agar LAZIS MUI Kota Medan dan BAZNAS Kota Medan dapat terus berkolaborasi,” pungkas Suherman.
BERITA22/02/2023 | Azwar Nasution dan Muhammad Arif

RASA SYUKUR SYAICHU, PEREKONOMIAN KELUARGA BERHASIL BANGKIT LEWAT PROGRAM Z-AUTO BAZNAS
Achmad Syaichu sungguh bersyukur dengan kondisinya saat ini, yang memiliki bengkel sendiri berkat bantuan program Z-Auto dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak tahun 2020 lalu turut berimbas pada perekonomian keluarganya, lantaran dirinya terkena PHK di tempatnya bekerja. Dia terpaksa menjadi pengangguran karena kantornya kala itu terpaksa gulung tikar karena masalah finansial.
Gundah dan khawatir, tentu dirasakannya kala itu. Apalagi Syaichu memiliki keluarga yang harus dihidupi. Sang anak pun masih menimba ilmu di bangku sekolah, yang tentunya harus ditopang kekuatan finansial yang stabil. Usianya yang sudah mencapai 56 tahun, menyulitkannya untuk mencari pekerjaan baru.
"Selain faktor umur dan pengalaman saya dalam bekerja hanya sebatas marketing, membuat saya sulit untuk mendapat pekerjaan kembali. Saya bahkan sempat mengubur harapan dalam-dalam untuk menyekolahkan anak di perguruan tinggi, jangankan untuk menyekolahkan anak, untuk kebutuhan makan keluarga saja terkadang kurang," kata Syaichu mengenang masa sulitnya.
Demi memenuhi kebutuhan keluarga, Syaichu rela bekerja serabutan. Pekerjaan apa pun dikerjakannya, yang penting dapur ngebul. Begitu pikirnya.
Hingga suatu hari, Achmad Syaichu mengikuti pelatihan servis sepeda motor di salah satu balai pelatihan daerah di DKI Jakarta. Ia berhasil lulus dan mendapatkan keahlian dasar memperbaiki sepeda motor juga sertifikasi profesi mekanik motor injeksi. Sadar hal itu tidaklah cukup untuk mengangkat perekonomian keluarganya, Syaichu mulai merintis bengkel dengan cara membuka jasa di depan rumahnya atau mobile pergi ke lokasi pelanggan jika ada ada yang menyuruhnya memperbaiki sepeda motor.
"Pola seperti itu saya jalani cukup lama di tengah keterbatasan dan berlangsung berbulan-bulan," katanya.
Suatu ketika, seakan menjawab doanya, Syaichu dipertemukan dengan BAZNAS yang tengah menggencarkan berbagai program produktif untuk membantu perekonomian masyarakat terdampak pandemi. Syaichu kemudian mengikuti proses seleksi yang diadakan BAZNAS dan berhasil lolos. Kemudian dia mendapat bantuan dari program UMKM dan tergabung bersama 50 penerima manfaat program Z-Auto di wilayah DKI Jakarta.
"Alhamdulillah, dari situ perlahan bengkel saya semakin berkembang. Bantuan BAZNAS sangat membantu saya mempunyai bengkel yang layak dan memiliki fasilitas yang memadai untuk menjalankan usaha bengkel," ujarnya.
Berbekal bantuan dari BAZNAS, kini Syaichu memiliki booth container, alat bengkel, dan modal kerja berupa oli dan sparepart. Perlahan, omzet yang didapatnya dari usaha bengkel pun semakin naik. Bahkan menyentuh ratusan ribu rupiah per harinya, dan angka ini terus bertambah tergantung konsumen yang terus berdatangan karena puas dengan pelayanannya.
Rasa syukur sangat dirasakan Syaichu, meski di usianya yang tak muda lagi, dia masih bisa produktif mencari nafkah untuk keluarga dan menyekolahkan anak lewat penghasilan yang cukup.
"Terima kasih BAZNAS dan para muzaki, karena berkat bantuan modal usaha yang saya dapat, kini saya mempunyai usaha bengkel, dan berharap dengan penghasilan yang saya dapat, bisa mengantarkan anak saya lulus sekolah di perguruan tinggi," tutup Syaichu di sela-sela memperbaiki motor milik pelanggan.
BERITA27/09/2022 | Azwar Nasution

PROGRAM BEASISWA BAZNAS BANTU RETNO CAPAI MIMPI MENJADI DOKTER GIGI
Retno Kanthiningsih amat bersyukur dengan capaian yang dia raih saat ini. Berkat program Beasiswa BAZNAS program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) 2014, Retno berhasil menggapai mimpinya menjadi seorang dokter gigi.
Retno itu kini berprofesi sebagai dokter gigi di Damessa Dental Klinik dan Cling Dental Klinik Tangerang Selatan, setelah menamatkan pendidikannya di Universitas Airlangga Surabaya, program studi Kedokteran Gigi.
Dia mendapatkan gelar sarjananya pada tahun 2017 dan menyelesaikan Pendidikan Profesi Dokter Gigi di tahun 2019.
Bukan hal mudah untuk berada di posisinya saat ini. Perjuangan keras harus dia lalui, terlebih saat kehilangan sang ayah yang meninggal dunia pada tahun 2013 lalu. Sang ibu yang berprofesi sebagai pedagang kulit sapi di pasar tentu kesulitan mencukupi kehidupan keluarga.
"Di awal bapak saya meninggal, kami sekeluarga sempat pontang panting, ibu saya saat itu baru mulai berdagang, kakak saya juga masih kuliah di pelayaran, belum lagi beban keluarga yang lain. Hal ini membuat saya sempat nyambi kerja mulai dari mengajar les privat, berjualan online, ikut lomba, jadi freelance writer, dan lainnya. Apapun saya lakukan asal halal agar kuliah saya tetap lanjut," kata Retno.
Anak kedua dari tiga bersaudara itu tak pantang menyerah, untuk menyelesaikan kuliahnya. Saat itu dia bertekad mengangkat perekonomian keluarga secepat mungkin, sepeninggal sang ayah.
Retno termasuk anak yang menonjol. Prestasi Retno sudah terlihat sejak di bangku perkuliahan. Dia aktif di dunia kerelawanan, seperti di berbagai kegiatan bakti sosial kedokteran gigi bersama Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) sejak 2015. Retno juga aktif di Srikandi Airlangga Kementerian Perempuan BEM Universitas Airlangga dan BEM Fakultas Kedokteran Gigi UNAIR.
Selain itu, Retno memiliki beberapa penghargaan di antaranya Asia Pacific Dental Students Association (APDSA) Singapura kategori Poster Presentation, South East Asia Association for Dental Education (SEAADE) Vietnam kategori Poster Presentation.
Kerja keras dan niat tulus membantu keluarga akhirnya membuahkan hasil saat dia mendapat informasi terkait BAZNAS yang membuka pendaftaran beasiswa. Melalui Program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) Retno berhasil menjaga mimpinya menjadi seorang dokter gigi.
SKSS adalah program Beasiswa BAZNAS untuk mahasiswa berprestasi yang dimulai di tahun 2010. Beasiswa ini memiliki 2 angkatan. Angkatan pertama di 2010 dan 2014, telah memiliki 112 alumni sejak berjalannya program.
Sesuai namanya program ini mengutamakan mahasiswa yang berasal dari keluarga tidak mampu tanpa sarjana di keluarganya.
"Saya teramat sangat bersyukur terpilih menjadi bagian dari keluarga SKSS BAZNAS. Saya selalu didukung uang saku, uang SPP, didukung ketika saya mendapat prestasi dan lomba-lomba yang semua itu berarti sekali buat saya," ujarnya.
BAZNAS yang memang menaruh perhatian lebih kepada pendidikan, tak hanya memberikan bantuan pendanaan, namun juga pembinaan dan pelatihan secara intensif. Bahkan, BAZNAS juga memberi suntikan motivasi saat Retno tengah terpuruk.
"Bahkan saat tahun 2015 saya dan ibu saya kecelakaan dan hampir putus kuliah, BAZNAS meyakinkan saya untuk terus melanjutkan dan membantu dengan uang santunan. Ya Allah, semoga di lain waktu ada kebaikan yang bisa saya lakukan untuk bisa membantu dan mendukung BAZNAS terus berkembang," ujar Retno penuh haru.
Sesuai tujuan BAZNAS untuk menebar banyak manfaat dan mengentaskan kemiskinan, salah satunya melalui pendidikan, Retno adalah salah satu contoh keberhasilan program Beasiswa BAZNAS. BAZNAS sangat berharap akan hadir Retno-Retno yang lain di kemudian hari.
"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur yang telah menyalurkan sebagian dananya untuk membantu sesama. Semoga keberkahan selalui menyertai dan dibalas oleh Allah SWT," pungkasnya.
BERITA20/08/2022 | Azwar Nasution

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
